Multimedia

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

Akuntansi

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

Pemasaran

Visi: Mewujudkan ...
Misi: Menyiapkan te...

Administrasi Perkantoran

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

Usaha Perjalanan Wisata

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

Produksi Grafika

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian

Visi: Mewujudkan...
Misi: Menyiapkan te...

KALENDER KEGIATAN

01

Juli
Penerimaan Peserta Didik Baru TP 2020/2021
https://jambi.siap-ppdb.com
03

Juni
Pengumuman Kelulusan Siswa/i Kelas XII Tahun Pelajaran 2020/2021
Official Website SMKN 2 Kota Jambi - http://smkn2kotajambi.sch.id
14

Juli
Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS)
SMKN 2 Kota Jambi

BANNER

UII: Tersangka Yudi Statusnya Lulus, Angga Mahasiswa Aktif
Diposting Oleh SMKN 2 Kota Jambi | Penulis/Sumber: news.detik.com | Tanggal: 31 Januari 2017

Yogyakarta - Dua orang panitia diksar Mapala Unisi Universitas Islam Indonesia telah menjadi tersangka kasus penganiayaan. Pihak UII mengklarifikasi status salah satu di antaranya telah lulus. 

"Muhammad Wahyudi, status lulus. Angga Septiawan, status (mahasiswa) aktif," ujar salah seorang anggota tim investigasi internal UII, Muzayin Nazaruddin, kepada detikcom, Senin (30/1/2017).

Yudi tercatat sebagai lulusan Program Studi Teknik Industri. Sedangkan Angga hingga saat ini masih aktif sebagai mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam. 

Muzayin menjelaskan pihak kepolisian menyampaikan informasi penangkapan setelah Yudi dan Angga diringkus di posko Mapala Unisi UII pagi tadi. 

"(Polisi) menyampaikan (soal penangkapan) setelah ada penangkapan. Itu wewenang kepolisian. Kami menghormati wewenang tersebut," tuturnya. 

Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Polres Karanganyar. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tali dan tongkat rotan yang diduga digunakan keduanya saat melakukan kekerasan pada peserta diksar The Great Camping (TGC) XXXVII Mapala Unisi UII di Lereng Gunung Lawu.